Istilah monsun atau monsoon menunjukan perubahan angin di stratosfer dan mesosfer karena adanya perbedaan tekanan udara luas antara daratan dan lautan. Pada musim-musim panas (summer) kedudukan matahari mencapai titik kulmulasi tertinggi. Oleh karena itu, daratan menerima pemanasan yang maksimum atau suhu udaranya maksimum. Tetapi sebaliknya massa udara menjadi rendah dengan tekanannya relatif minimum. Kejadian ini silih berganti antara luas daratan (kontinen) yang terletak di belahan Bumi utara dengan luas darata (kontinen) yang terletak di belahan Bumi selatan.
Proses fisis dari perbedaan intensitas pemanasan Matahari antara daratan/benua dan lautan yang terjadi secara musiman sehingga menyebabkan perbedaan tekanan yang mendorong pergerakan angin dari tekanan tinggi menuju tekanan rendah. Sirkulasi udara yang disebabkan perbedaan sifat termal ini dinamakan angin monsun. Proses kedua yang menyebabkan monsun yaitu adanya rotasi bumi, yang menggerakan angin sehingga berbelok ke kanan (BBU) dan ke kiri (BBS). Proses ke tiga yang menggerakan monsun yaitu transisi keadaan air dari kondisi cair menjadi uap yang menentukan dan lokasi dari hujan monsunal.
Untuk kepulauan Nusantara (Indonesia) pergantian musim dihubungkan dengan efek klimatologis serta ditandai perubahan curah hujan secara drastis akibat monsun. Daerah Asia tenggara mengalami dua jenis monsun yaitu, monsun barat dimana angin bertiup dari daratan Asia (BBU) yang membawa cuaca lembab selama puncak bulan Desember - Februari yang identik dengan musim hujan dan monsun tenggara atau monsum timur dimana angin bertiup dari daratan Australia menuju daratan Asia yang membawa cuaca kering selama puncak bulan Juni – Agustus dan identik dengan musim kemarau.
Situasi ini menggambarkan sirkulasi tahunan rata-rata yang ditandai dengan pergeseran wilayah konvergensi antar tropis (WKAT) yang terletak di lintang rendah (dekat 5ºC). Daerah WKAT merupakan daerah konvergensi angin atau daerah pembentukan awan yang menumbulkan siklon tropis. Sekitar 80-85% siklon tropis bermula dekat atau dekat sisi kutub dari WKAT atau daerah pembentukan awan (doldrum). Sisanya terjadi di daerah angin pasat yang berdekatan dengan WKAT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar